CERDAS MENGISI KEMERDEKAAN

Senin, 17 Agustus 2020

Amsal 28 : 1 – 5

Hari ini, 75 tahun Indonesia Merdeka, sejak 17 Agustus 1945, kita hidup sebagai bangsa yang telah merdeka, namun pertanyaannya adalah: “Apakah benar kita telah merdeka?” Pertanyaan ini patut direnungkan ketika bangsa kita Indonesia, sementara menghadapi berbagai masalah yang tak kunjung selesai. Orang yang miskin rohani dan miskin jasmani semakin meningkat. Kejahatan seksual, kejahatan sosial, kejahatan ekonomi, kejahatan media, kejahatan atas nama agama, dan lainnya yang dilakukan secara sadar oleh para penguasa maupun masyarakat masih sangat terasa. Pandemi Covid-19 dan berbagai bencana lainnya semakin memperburuk situasi masyarakat secara etik moral dan sosial-ekonomi, sehingga kemerdekaan hanyalah suatu seremoni, kemerdekaan tidak memberikan rasa aman dan damai. Bagaimana kita memahami karya keselamatan Allah dalam kemerdekaan bangsa Indonesia selama ini? Bagaimana memahami karya Allah dalam setiap peristiwa yang terjadi disepanjang sejarah bangsa ini. Pertanyaan-pertanyaan yang mewajibkan orang Kristen untuk bertindak cerdas dalam mengisi kemerdekaan supaya keadilan dan kesejahteraan dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Memang, telah banyak upaya dilakukan untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat, tetapi, kebutuhan mendasar dan sangat mendesak bagi orang Kristen adalah terus mencari Tuhan, supaya mengerti segala sesuatu. Mencari Tuhan merupakan tindakan cerdas. Ketika seluruh waktu orang Kristen terpakai habis untuk mencari Tuhan melalui setia berdoa, beribadah, membaca Alkitab; setia berkata benar, berbuat benar dan penuh kasih kepada sesama. Tuhan membuat orang Kristen mengerti segala sesuatu dan dengan sabar menjalani hidup. Carilah Tuhan Supaya Kamu Hidup. Dirgahayu Indonesia!!!

Doa: Tuhan, tolonglah kami untuk menikmati kemerdekaan. Amin.

Sumber : Sinode GPM – SHK Bulan Agustus 2020