BERGAUL KARIB DENGAN ALLAH

Senin, 28 September 2020

Mazmur 5 : 8 – 13

Dalam suatu wawancara, seorang reporter bertanya pada sebagian orang yang ia temui dijalan, apa yang sering kamu pikirkan setiap harinya? Rata-rata sebagian besar orang menjawab bahwa, mereka lebih banyak memikirkan tentang penampilan, apakah baju ini sudah cocok, bagaimana ketika orang bertemu dengan saya, apa pendapat mereka tentang penampilan saya dan lain-lain. Jarang sekali ada orang yang menjawab tentang rasa syukurnya kepada Tuhan. Dari pengamatan kecil sang reporter tersebut, terlihat bahwa bagi sebagian orang penampilan lahiriah adalah segalanya. Dalam bacaan kita, dikatakan bahwa setiap saat Daud selalu mengingat kasih setia dan anugerah Tuhan yang dialaminya. Kemudian Daud berdoa dan mengucap syukur atas segala kebaikan Allah. Daud juga meminta Allah menuntunnya dalam keadilan Allah yang Mahakuasa. Daud tidak memusingkan diri denga mengingat kesalahan-kesalahan yang dilakukan orang lain terhadapnya, tetapi dengan doanya Daud belajar untuk berserah kepada Tuhan. Dan diakhir doanya Daud bersyukur dan bersukacita karena berkat Allah yang dialaminya tiap hari. Allahlah yang memberkati orang benar dan memagarinya dengan anugerah seperti perisai. Keluarga terkasih, ketika kita senantiasa bersyukur dengan apa yang kita miliki, hal itu membuat hati kita semakin dekat kepada Allah, dengan selalu bersyukur kita akan lebih memaknai berkat apapun yang Allah berikan dalam hidup kita dan kita akan semakin mengasihi-Nya. Memperhatikan penampilan, bermain Gadged, nonton drama korea, main tik-tok, itu tidak salah sebab setiap orang membutuhkan refreshing. Tetapi jangan sampai karena hal tersebut, kita lupa untuk bergaul karib dengan Tuhan. Utamakanlah Tuhan dalam segala sesuatu, itu adalah bukti nyata bahwa kita mengasihiNya.

Doa: Tuhan, ajarlah kami untuk senantiasa bergaul karib dengan-Mu, Amin.

Sumber : Sinode GPM – SHK Bulan September 2020