JADIKANLAH PENGHARAPANMU SUATU MILIK YANG PASTI

Sabtu, 24 Oktober 2020

Ibrani 6 : 9 – 12

Banyak orang Kristen selalu bangga dan berkata: “aku sangat percaya Tuhan Yesus; Ia hidup dan berkuasa. Ia sanggup melakukan apa saja dalam hidup ini!!”, tetapi hanya sedikit orang Kristen yang menaruh pengharapannya kepada Tuhan Yesus ketika menjalani kehidupan. Penulis surat Ibrani memberi penguatan kepada jemaat-jemaat yang sedang menanggung masalah yang berat, mereka dihina didepan umum dan harta benda mereka dirampas oleh para penguasa. Mereka diingatkan agar tetap berpegang teguh pada pengharapan dan tetap mengerjakan tugas dan tanggungjawab dengan setia. Perhatikanlah dengan seksama kehidupan orang yang menaruh pengharapannya kepada Tuhan Yesus. Ia tidak pernah putus asa! bahkan dalam kesulitan, ia masih setia melakukan panggilan hidupnya yaitu melayani Tuhan dengan menuruti perintah Tuhan. Jadi, Ia masih menunjukan kesungguhan pengharapannya atau tidak kehilangan pengharapan didalam Tuhan bahkan ia tidak menyangkali pengharapannya didalam Tuhan, baik dalam suka maupun dalam duka. Inilah yang harus dikerjakan oleh orang Kristen selama ia berada didalam dunia. Menjadikan pengharapan didalam Tuhan sebagai suatu milik yang pasti, sampai pada akhirnya, supaya ia mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah. Saat ini kita sementara menghadapi berbagai persoalan yang berat dan bukankah beragam situasi kehidupan telah membuktikannya? Namun demikian orang percaya tidak boleh berputus asa dan hilang harapan. Tetapi mereka harus berpegang teguh pada pengharapan akan janji penyertaan Tuhan Yesus. Berpegang teguh pada pengharapan bukan berarti menanti dengan diam, tetapi tetap melakukan tanggungjawab untuk memberitakan Injil Kristus ditengah berbagai situasi. Percayalah bahwa pengharapan itu adalah sesuatu yang pasti!

Doa:Ya Tuhan, tolong aku untuk berharap hanya kepada-Mu. Amin.

Sumber : Sinode GPM – SHK Bulan Oktober 2020